Saturday, October 07, 2006

 

TADARUS


Malam ke15 di masjid jameq taman ku. selesai solat tarawih kelihatan regular faces terus berdiri mau mulakan tadarus. sungguh rancak mereka memulakan. tapi aku tak ikut. dalam hati teringin juga nak ikut. teringat aku masa muda2 dulu aku kerap ikut majlis2 begini. tapi aku terus pulang.

dalam langkah2 pulang ke rumah. aku teringatkan mati. tika jantung kan stop berdenyut. kerna sebahagian jantungku pernah stop dulu. pedih perit iya memang sakit sekali. sakit ya kalau mau mati. tuhan saja yang tahu. dia masih mau aku lihat dunia ini lagi. dia mau aku terus hidup. kerna aku pernah rancang untuk hidup sampai 95. steady dan tak nyanyok dan happy lagi.

bibir delima selalu marah2kan aku kalau aku ceritakan tentang aku mau mati. dia tak mau dengar walaupun sepatah tentang ungkapan itu. dia akan tutup telinganya seolah2 benci benar dengan cerita2 karut itu. tapi aku suka bercakap tentang mati. kerna kita akan tetap mati. cuma tuhan saja yang akan menentukan bila, bagaimana, dimana.

dan akan berakhirlah blog ini kalau aku sudah pergi.

Comments:
Kadang aku jg teringatkan tentang mati.
Tambah2 tubuh aku banyak penyakit.
Ada rasa takutnya tp klo tuhan sudah tentukan, siapapun tak akan bisa mengelak kematian.
moga rancangan abg utk hidup sampai 95 terkabul :)
~er~
 
itu destiny terancang namanya.
 
Post a Comment



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?